Pembuatan Pupuk Kompos Dari Sisa Bahan Makanan Rumah Tangga

Dalam mengisi kegiatan Kokuler di SDN 1 Tanjung Glugur para siswa dan guru mempraktekkan cara membuat Pupuk Kompos yang di buat dari bahan sisa makanan rumah tangga. Pupuk kompos dapat dibuat dari sisa bahan makanan rumah tangga seperti kulit buah, sisa sayuran, ampas kopi, dan sisa nasi. Proses pembuatan dimulai dengan mengumpulkan sisa bahan makanan organik dan memotongnya menjadi ukuran kecil agar lebih cepat terurai. Bahan-bahan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam wadah kompos, seperti ember atau tong yang memiliki lubang udara.

Selanjutnya, sisa bahan makanan dicampur dengan bahan kering seperti daun kering, serbuk gergaji, atau kertas bekas untuk menjaga keseimbangan kelembapan dan mengurangi bau. Campuran tersebut diaduk secara berkala agar proses penguraian berlangsung merata dan oksigen dapat masuk. Wadah kompos disimpan di tempat yang teduh dan tidak terkena hujan langsung.

Dalam waktu sekitar 1–2 bulan, bahan-bahan akan terurai menjadi kompos yang berwarna gelap, bertekstur remah, dan tidak berbau. Kompos yang telah matang dapat digunakan sebagai pupuk alami untuk menyuburkan tanah dan tanaman di pekarangan rumah. Proses ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga membantu mengurangi sampah organik rumah tangga.